| |
Tentang Yayasan |
|
TUJUAN
Yayasan Maria Monique-Lastwish didirikan setelah anak semata
wayang Natalia, Maria Monique Atmadja, meninggal.
Tujuan dari Yayasan ini adalah untuk mewujudkan keinginan
dari anak-anak Indonesia yang berumur 5-15 tahun, dari keluarga
yang tidak mampu, yang menderita penyakit kritis/kronis, yang
tidak ada obatnya dan menurut dokter sudah tidak ada harapan
hidup lagi.
Yayasan ini juga mempunyai program-program untuk memberikan
bea siswa kepada anak-anak Indonesia dari keluarga yang tidak
mampu, terutama yang bertempat tinggal di Pedesaan yang terbelakang.
RENCANA
- Untuk mencapai tujuan Yayasan : Natalia S Tjahya,
Direktur Eskalibur Travel & Tour akan menyumbangkan
10% dari keuntungan perusahaan untuk dipergunakan sebagai
modal dasar dan modal kerja Yayasan.
- Yayasan Maria Monique juga telah bekerja sama dengan
Anteve pada saat lastwish pertama di purwokerto. Yaitu
kepada Damianus, penderita kerusakan jantung serta katarak
dan tunagrahita.
- Melalui TalkShow OM FARHAN di Anteve
pada 3 Januari 2007 dan KICK ANDY pada
13 Januari 2007, Yayasan mendapatkan ekstra exposure yang
diharapkan dapat mengetuk hati dermawan untuk memberikan
dana yang dibutuhkan untuk operasional dan dana untuk
mewujudkan LASTWISH dari anak-anak tersebut. Yayasan juga
secara aktif mendorong usahawan-usahawan di daerah untuk
mendirikan kantor cabang dengan tujuan agar dana yang
dibutuhkan dapat terkumpul dan LASTWISH anak-anak di daerah
dapat dikabulkan.
LATAR BELAKANG
Yayasan Maria Monique didirikan setelah anak semata wayang
Natalia, Maria Monique Atmadja meninggal.
Pengalaman saat-saat menemani putrinya yang berjuang untuk
melawan penyakit ganas yang diderita sangat berharga baginya.
Meskipun putri tercintanya yang lahir 5 Juli 1998 telah tenang
di sisi Tuhan, dia tidak akan melupakan masa-masa hidup bersama
Monique.
"Monique termasuk ana yang cerdas, ceria dan suka menolong.
Bagi hidup saya, saat-saat paling berkesan adalah ketika 40
hari bersama Monique di CCU Mount Elizabeth Singapura,"
kenangnya.
Akhirnya Monique mengembuskan napas terakhir pada 27 Maret
2006. Itu setelah berbagai operasi dan tiga kali keajaiban
menyapanya, dimana dinyatakan meninggal selama 3 kali, tetapi
selalu hidup kembali. Dengan sisa hidupnya yang hanya 40 hari,
Monique mampu menarik simpati media-media Singapura, khususnya
The Strait Times, serta para narapidana di penjara-penjara
Singapura yang turut berdoa atas kesembuhannya. The Strait
Times Singapura menyebutnya The Miracle Child.
Untuk mengenang sifat Monique yang suka menolong sesama teman-temannya,
maka yayasan ini didirikan. Semoga niat yang luhur ini dapat
mengetuk pintu hati dermawan-dermawan di negeri tercinta ini
untuk memberikan bantuan dan donasinya.
Yayasan Maria Monique untuk anak-anak berusia lima tahun sampar
dengan lima belas tahun yang berpenyakit kritis atau penyakit
kompleks Melalui Yayasan tersebut, Natalia berharap dapat
membantu meringankan beban mereka. "Untul menjalankan
misi kemanusiaan ini, saya dibantu 32 orang. Mereka pengusaha
dan beberapa wartawan dari Singapura. Namun untuk yang mengurus
administrasi ada tiga orang. Yayasan ini masih baru, karena
itu saya perlu donatur," kata pehobi kerja ini.
|
|
 |
| Copyright©2007.
Maria Monique Foundation. All Rights Reserved. |
|